Halo, saya penulis blog ini

Software engineer, essayist, lifelong learner. Berbasis di Yogyakarta. Menulis pelan supaya bisa mikir pelan.

Kenapa saya nulis blog ini

Saya mulai blog ini di 2020 sebagai jurnal privat — literally cuma untuk saya sendiri. Rasanya kepala saya terlalu berisik, dan menulis adalah satu-satunya cara saya bisa mengurut isinya. Pertengahan 2023 saya bikin newsletter version — kirim 1 essay per minggu ke email siapa saja yang mau baca. Nggak nyangka 3 tahun kemudian ada 12.400 orang di list. Tapi angka itu bukan poin-nya. Poin-nya: saya menemukan orang-orang yang berpikir mirip, dan itu yang bikin nulis rasanya nggak sendirian. Blog ini bukan bisnis. Nggak ada affiliate, nggak jualan course. Kalau nanti ada — saya akan sangat eksplisit soal itu. Sampai kapan pun, prioritas utama saya: **essay yang saya sendiri bakal ingin baca lagi 5 tahun kemudian.**

Journey menulis (yang penting)

  1. 1

    Blog privat pertama

    Ditulis di Notion. 43 essay di tahun pertama. Nggak ada yang baca kecuali saya + istri.

  2. 2

    Publish pertama di publik

    Move ke Ghost. 12 essay diseleksi ulang dari draft privat. Reader pertama: 8 orang.

  3. 3

    Fokus di essay panjang

    Berhenti nulis listicle & tutorial. Full commit ke essay 800+ kata. Traffic turun 50% — tapi retention naik.

  4. 4

    Newsletter launch

    Kirim 1 essay/minggu via email. 300 subscriber di bulan pertama.

  5. 5

    10.000 subscribers

    Milestone. Sisipin donation link opsional — 47 pembaca ikut donate sukarela. Blog jadi 'sustainable hobby'.

  6. 6

    12.400 subscribers, 180 essay

    Konsisten Jumat pagi 3 tahun berturut-turut. Belum pernah miss 1 minggu pun.

Kehidupan sehari-hari saya

Pekerjaan utama

Senior Software Engineer di startup fintech remote. 4 hari kerja/minggu — 1 hari saya sengaja kosong untuk deep read + nulis.

Lokasi

Yogyakarta, Indonesia. Rumah kecil di pinggir sawah. Kopi bikin sendiri pakai V60.

Rutinitas nulis

Setiap pagi 5.30–7.00 nulis draft. Rabu edit. Kamis proofread. Jumat 5.00 pagi publish.

Membaca

40 buku setahun (target 2026). Rasio: 60% non-fiksi (bisnis, sains, filosofi), 40% fiksi (klasik & sastra Indonesia).

Podcast rutin

Huberman Lab, Acquired, Farnam Street, dan Podcast Kuliner Bumi (untuk fun aja).

Off-screen

Weekend hiking sekitar Merapi/Merbabu. Sabtu pagi coffeeshop. Minggu family day full — no laptop.

Setup & tools yang saya pakai (jujur)

Hardware

MacBook Air M3 2024 · monitor Dell U2723QE · keyboard Keychron Q1 Pro · headphone Sony WH-1000XM5

Menulis

Draft: Obsidian · Editing: iA Writer · Publish: Ghost (self-hosted)

Second brain

Obsidian + Readwise + Zotero · 3.400 highlights sync-ed

Productivity

Task: Things 3 · Calendar: Fantastical · Kanban: Linear (kerja)

Yang bikin saya bangga (bukan angka pembaca)

180+
Essay konsisten
156
Minggu berturut-turut publish
47
Pembaca yang donate sukarela
1.200+
Email reply dari pembaca

Mau ikut serta di journey ini?

Subscribe newsletter — 1 essay Jumat pagi. Kalau nggak cocok, unsubscribe 1 klik dari email pertama.

Subscribe gratis